iklan disini
Perbedaan Partisi MBR dan GPT Serta Pengertiannya - Partisi hardisk merupakan hal yang penting pada sebuah PC ataupun Laptop. Karena hal tersebut dapat memudahkan kita dalam memanajemen penyimpanan. Dengan partisi, kita dapat mengelompokan data pada partisi tersendiri.
Partisi Hardisk saat ini tersedia dalam dua macam. Terdiri dari MBR (Master Boot Record) dan GPT (GUID Partition Table).
Nah, kali ini kita akan membahas Perbedaan Partisi GPT dan MBR Serta Pengertiannya.
Baca Juga : Cara Mengetahui Jenis dan Versi BIOS pada Komputer Atau Laptop
Pengertian Partisi MBR dan GPT
Apa itu MBR?
Hardisk MBR atau Master Boot Record adalah standar partisi hardisk lama, namun sampai saat ini masih banyak yang menggunakan partisi jenis ini. MBR hanya mengijinkan 4 primary partition, jika ingin membuat partisi lebih dari 4, maka kamu harus mengorbankan satu primary partition dan dijadikan logical partition.
MBR sendiri menggunakan sistem 32-bit untuk merecord partisinya, jadi tiap partisi tentunya ada batasnya, batas maksimal untuk partisi jenis MBR hanya mencapai 2 Terabytes.
Selain itu primary partition merupakan satu-satunya tempat untuk menangani informasi dari partisi, Jika suatu saat terjadi kesalahan, maka seluruh hardisk dapat terkena dampaknya.
Baca Juga : Cara Download File di Google Drive yang Limit Akses
Apa itu GPT?
Hardisk GPT atau GUID Partition Table merupakan teknologi baru dalam partisi hardisk. Teknologi yang digunakan yaitu GUID (Global Enique Indentifiers) untuk menerjemahkan partisi. Selain itu GPT merupakan bagian yang tak terpisahkan dari teknologi EUFI yang menggantikan posisi BIOS.
Jadi, untuk menggunakan mode UEFI maka harus menggunakan partisi jenis GPT. GPT juga memiliki banyak sekali kelebihan dibandingkan terdahulunya yaitu MBR. Dari sisi partisi primary, GTP mengijinkan sebanyak 128 partisi, bisa dilihat bahwa MBR hanya mengijinkan 4 partisi primary saja. Ukuran partisi pada GPT mencapai 9,44 ZB (Zettabytes), perlu kamu ketahui 1 ZB setara dengan 1.000.000 Terabytes.
Selain itu hal yang paling menarik pada partisi GPT yaitu adanya backup header dan tabel partisi. Hal ini memungkinkan terjadinya recovery pada saat hardisk rusak (corrupt).
Dalam beberapa kasus, bahkan kasus ini pernah saya alami yaitu pada saat installasi windows, GPT hanya support USB dengan format FAT32, sedangkan MBR support format NTFS. Sehingga partisi GPT harus menggunakna mode UEFI dan MBR menggunakna Legacy atau BIOS 😁.
Baca Juga : Cara Mudah Membuat Akun Google Adsense Full Approved Terbaru
Lalu, Apa Saja Perbedaan MBR dan GPT?
Dari uraian di atas, sebenarnya kita sudah dapat memahami beberapa perbedaan yang ada di MBR dan GPT. Nah, untuk lebih jelas lagi admin akan membuatkan list dan beberapa tambahan sebagai berikut:
Semoga Bermanfaat.
Partisi Hardisk saat ini tersedia dalam dua macam. Terdiri dari MBR (Master Boot Record) dan GPT (GUID Partition Table).
Nah, kali ini kita akan membahas Perbedaan Partisi GPT dan MBR Serta Pengertiannya.
Baca Juga : Cara Mengetahui Jenis dan Versi BIOS pada Komputer Atau Laptop
Pengertian Partisi MBR dan GPT
Apa itu MBR?
Hardisk MBR atau Master Boot Record adalah standar partisi hardisk lama, namun sampai saat ini masih banyak yang menggunakan partisi jenis ini. MBR hanya mengijinkan 4 primary partition, jika ingin membuat partisi lebih dari 4, maka kamu harus mengorbankan satu primary partition dan dijadikan logical partition.
MBR sendiri menggunakan sistem 32-bit untuk merecord partisinya, jadi tiap partisi tentunya ada batasnya, batas maksimal untuk partisi jenis MBR hanya mencapai 2 Terabytes.
Selain itu primary partition merupakan satu-satunya tempat untuk menangani informasi dari partisi, Jika suatu saat terjadi kesalahan, maka seluruh hardisk dapat terkena dampaknya.
Baca Juga : Cara Download File di Google Drive yang Limit Akses
Apa itu GPT?
Hardisk GPT atau GUID Partition Table merupakan teknologi baru dalam partisi hardisk. Teknologi yang digunakan yaitu GUID (Global Enique Indentifiers) untuk menerjemahkan partisi. Selain itu GPT merupakan bagian yang tak terpisahkan dari teknologi EUFI yang menggantikan posisi BIOS.
Jadi, untuk menggunakan mode UEFI maka harus menggunakan partisi jenis GPT. GPT juga memiliki banyak sekali kelebihan dibandingkan terdahulunya yaitu MBR. Dari sisi partisi primary, GTP mengijinkan sebanyak 128 partisi, bisa dilihat bahwa MBR hanya mengijinkan 4 partisi primary saja. Ukuran partisi pada GPT mencapai 9,44 ZB (Zettabytes), perlu kamu ketahui 1 ZB setara dengan 1.000.000 Terabytes.
Selain itu hal yang paling menarik pada partisi GPT yaitu adanya backup header dan tabel partisi. Hal ini memungkinkan terjadinya recovery pada saat hardisk rusak (corrupt).
Dalam beberapa kasus, bahkan kasus ini pernah saya alami yaitu pada saat installasi windows, GPT hanya support USB dengan format FAT32, sedangkan MBR support format NTFS. Sehingga partisi GPT harus menggunakna mode UEFI dan MBR menggunakna Legacy atau BIOS 😁.
Baca Juga : Cara Mudah Membuat Akun Google Adsense Full Approved Terbaru
Lalu, Apa Saja Perbedaan MBR dan GPT?
Dari uraian di atas, sebenarnya kita sudah dapat memahami beberapa perbedaan yang ada di MBR dan GPT. Nah, untuk lebih jelas lagi admin akan membuatkan list dan beberapa tambahan sebagai berikut:
- MBR hanya men-support 4 partisi primary, GPT jauh lebih banyak yaitu bisa sampai 128 partisi primary.
- Kapasitas penyimpanan MBR sangat terbatas, yaitu hanya 2 TB. Sedangkan GPT bisa sampai 9,4 ZB.
- Pada partisi MBR, jika kita ingin menggunakan lebih dari 4 partisi, kita harus mengorbankan satu partisi primari untuk dijadikan extended, baru kemudian bisa membuat banyak partisi logical. Untuk di GPT, kita tidak perlu melakukan hal seperti itu.
- Pada MBR hanya sektor pertama saja yang menyimpan informasi mengenai partisi dan sistem operasi.Tetapi di GPT, informasi tersebut dibackup lebih dari satu kali, sehingga meminimalisir akibat jika sektor pertama rusak.
- MBR dapat digunakan oleh semua OS. Hanya sistem operasi windows XP 64bit dan windows yang kompatibel saja yang dapat menjalankan GPT.
- Dukungan booting 32-bit di GPT hanya dimiliki oleh windows 8, pada os lainya seperti vista, windows 7, tidak memiliki dukungan dari GPT.
Semoga Bermanfaat.
iklan
Share This :
comment 2 Comment
more_vertterimakasih mas, pengetahuan saya jadi bertambah hhh
August 9, 2019 at 2:35 PMsama-sama, semoga bermanfaat
August 13, 2019 at 5:49 PMAdmin sangat senang dengan pengunjung yang memberikan komentar setiap kali selesai membaca artikel di Blog ini.